Alasan Tuhan Hanya Ada Satu

Satu tuhan atau lebih?

Kita analogikan dengan sekolah yang mempunyai kepala sekolah lebih dari satu. Suatu saat kepala sekolah A ingin membuat taman di lokasi sekolah bagian belakang, kemudian hanya setelah 2 hari kepala sekolah B ingin membangun gedung di sekolah itu, yang terjadi bukannya sekolah menjadi harmonis dan tenteram, justru membuat sekolah menjadi kacau balau tidak karuan dan hancur karena perseteruan. Begitupun jika dalam suatu provinsi, ada terdapat 2 gubernur, bisa hancur provinsi tersebut karena adanya dual kekuasaan yang menyebabkan perbedaan pendapat tidak terbendungi.

Nah, begitupun Tuhan, jika kita mempunyai 2 Tuhan, bisa hancur negeri ini seperti contoh-contoh di atas karena tidak ada lagi keteraturan dan keharmonisan di dunia.

Allah berfirman dalam Surat Al-Anbiya’ ayat 22 :

Andai di langit dan bumi ada tuhan-tuhan selain Allah, niscaya keduanya akan hancur. (Al-Anbiya’ : 22)

Cara untuk mengetahui agar tuhan hanya ada satu adalah dengan merenung tentang keteraturan dan keharmonisan semesta. Cara yang lain adalah coba kita renungkan dan pikirkan, andai benar ada tuhan yang lain di dunia, mengapa Ia tidak mengirim utusan untuk memperkenalkannya kepada umat manusia? . Tuhan yang Maha Esa mengutus seratus dua puluh empat ribu nabi untuk mengenalkan kita dengan-Nya dan membimbing kita ke jalan-Nya. Andai ada tuhan selain-Nya di dunia ini, kenapa Ia tidak mengutus satu nabi sekalipun yang mengenalkan kita kepadanya?. Sayidina Ali berkata kepada putranya Sayidina Hasan, “Anakku, ketahuilah andai tuhanmu memiliki sekutu, niscaya para nabi utusannya akan mendatangimu,”

Kita sebagai manusia hanya mampu menangkap tanda–tanda adanya Tuhan melalui alam ciptaan-Nya, namun tidak akan bisa mengenal Tuhannya jika Tuhan tidak memberi pengetahuan keberadaan-Nya melalui utusan-utusan-Nya.  Jadi, melalui utusan-Nya lah kita bisa mengenal Tuhan dengan segala sifatnya.

—————————————————————————————————————————————————————-

 

Roda mobil wajib dilakukan Spooring Balancing secara berkala, agar putaran roda benar-benar bertumpu pada satu titik pusat yang mantap.

Jika kita melihat pada lensa mikroskop elektron dengan objek sebuah atom oxigen, disitu terlihat jelas ada elekron yang terus berputar pada satu titik inti atom. Jika kita melihat lensa telescope yang sedang menatap seluruh planet dan bintang-bintang, kita akan melihat semua berputar mengitari “SATU” titik inti poros untuk menjaga keseimbangan. Tuhan menjadi landasan paling kuat, Karena dia “SATU”. Percaya kepada Satu Tuhan, Ternyata menciptakan Keseimbangan jiwa, Kekuatan jiwa, dan Keindahan yang luar biasa dalam hidup.

 

referensi :
- Abhari, Gholamreza. 2011. Cara Pintar Mengenal Allah. Tapak Sunan Publishing House : Cirebon
- http://forum.viva.co.id/sejarah/332283-kenapa-wajib-percaya-bahwa-tuhan-itu-satu-artikel-filosofis.html

Berikan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *


5 + 4 =

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>