Allah Tidak Ngantuk, Juga Tidak Tidur (QS. Al-Baqarah: 255)

Dalam kehidupan sehari-hari manusia tidur kurang lebih selama 10 jam. Kesehatan juga tentunya sangat berpengaruh dalam kuantitas seberapa sering kita tidur, seberapa lama kita tidur. Jika kurang tidur, bisa-bisa kita akan sakit. Namun kita jangan berfikir bahwa, kita manusia tidur, berarti Allah pun perlu tidur. Sama sekali tidak seperti itu. Al-Qur’an mengatakan :

Allah tiada mengantuk, juga tidak tidur. (QS. Al-Baqarah: 255)

Ada banyak pula ciptaan Allah yang tidak tidur, seperti bumi yang selalu berotasi dan mengelilingi matahari. Begitu pun dengan matahari yang tak pernah tidur dan tak berhenti memancarkan sinarnya. Air yang selalu mengalir dan udara yang selalu berhembus merupakan sedikit contoh ciptaan Allah yang tiada pernah tidur. Tuhan yang telah menciptakan bumi, matahari, air, angin, jauh lebih besar dan berkuasa dari pada semua ini. Jika ciptaaan-ciptaan-Nya ini tidak butuh tidur, pasti Allah yang Mahabesar juga tidak pernah tidur.

Jika bumi sedikit saja tertidur dan berhenti berotasi, bumi akan terpental dari peredarannya. Bagaimana jika Allah yang tidur? yang menciptakan Bumi? semuanya akan kacau balau. kita melihat matahari terbit dan terbenam secara teratur, pergantian musim yang berbeda di setiap penjuru dunia, lahirnya bayi-bayi lucu nan menggemaskan ke dunia setiap saat, merupakan bukti bahwa Allah Swt tidak tidur. 

Good Night

Diceritakan bahwasannya umat-umat terdahulu yang masih lemah pemikiran dan sedikit pemahamannya, tidak mau membenarkan rasul-rasul mereka sebelum mereka melihat mu’jizat, sebagaimana umat Nabi Musa. Mereka berkata pada Nabi Musa, “kami tak akan beriman sebelum kami melihat Allah dengan jelas!” Akhirnya umat itu disambar petir.

Pada hari yang lain, umat Nabi Musa menemui beliau dan berkata, “wahai Musa, apakah Tuhanmu tidur?” Padahal, di dalam Kitab Taurat telah dijelaskan bahwa Allah tidak mengantuk dan tidak pula tidur. Atas pertanyaan mereka, Nabi Musa membacakan apa yang ada dalam Taurat. Tapi mereka kembali berkata, “bagaimana mungkin Allah tidak tidur?”

Maka Allah memerintahkan Nabi Musa mengambil dua gelas penuh dengan air. Setelah kedua gelas tersebut berada dalam genggaman tangan Nabi Musa, Allah membuat Nabi Musa tertidur sehingga gelas yang dipegangnya itu jatuh dan pecah berantakan. Setelah itu Allah berfirman, “wahai Musa, katakan pada umatmu, seandainya Aku (Allah) tidur, maka hancurlah alam semesta ini sebagaimana hancurnya gelas yang ada dalam peganganmu saat engkau tertidur.”

—————————————————————————————————————————————————

Allah juga tidak butuh makan sebagaimana Allah tidak butuh tidur. Dia Maha Kaya, tidur dan makan sendiri adalah ciptaan Allah. Allah Swt. tidak pernah membutuhkan ciptaan-Nya.

 

 

Referensi :
- Abhari, Gholamreza. 2011. Cara Pintar Mengenal Allah. Tapak Sunan Publishing House : Cirebon
- http://kolom.abatasa.co.id/kolom/detail/nasehat/1112/allah-tidak-tidur.html

Berikan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *


+ 8 = 12

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>